Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi Hadiri Peringatan HUT SPI ke-28 dan HUT Koperasi ke-79 di Kabupaten Kepahiang
Kepahiang 23 Juli 2026 – Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Bapak Elviandi, S.H., M.Hum, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Petani Indonesia (SPI) ke-28 yang dirangkaikan dengan Hari Koperasi Nasional ke-79 serta Peresmian Koperasi Perkebunan Kopi di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan organisasi petani dalam mendorong pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Acara turut dihadiri oleh unsur Pimpinan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Kepahiang, serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional. Selain itu, hadir pula Direktur Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi, perwakilan Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang memberikan dukungan terhadap penguatan sektor koperasi, pertanian, serta pemberdayaan masyarakat di daerah. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi, Elviandi, S.H., M.Hum, menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, diharapkan koperasi mampu menjadi wadah yang semakin kuat dalam meningkatkan kesejahteraan petani, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan nilai tambah hasil produksi. Peringatan HUT SPI ke-22 dan HUT Koperasi ke-79 juga menjadi ajang mempererat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung program-program pemberdayaan koperasi dan petani. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat mempercepat terwujudnya koperasi yang modern, tangguh, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, gerakan koperasi, serta organisasi petani akan semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.(hj)








