DiskopUKM – Senin, 01 Juli s/d 05 Juli 2019 bertempat di UPTD. Balai Diklai Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bengkulu di laksanakan Diklat Pengembangan Manajemen Bagi Pengurus/ Pengelola Koperasi UKM, Pelatihan Kegiatan dan Bimbingan Teknis serta Pendamping Capasity Building Koperasi dan UKM (DAK) Se- Provinsi Bengkulu dan di hadiri oleh Kepala Bidang/ Sub. yang membidangi Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan para Pelaku Pengurus/ Pengelola Koperasi dan UKM Se- Provinsi Bengkulu.

Dasar Pelaksanaan Kegiatan :

  • Undang – undang Nomor : 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian;
  • Undang – undang Nomor : 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan dan Pembangunan Nasional;
  • Undang – undang Nomor : 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah;
  • Undang – undang Nomor : 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah;
  • Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2019 Nomor : 2.11.01.20.03.5.2 Tanggal, 31 Desember 2018

Adapun Narasumber Kegiatan Diklat Pengembangan Manajemen Bagi Pengurus/ Pengelola Koperasi, UKM Se- Provinsi Bengkulu ini adalah dari Pejabat Struktural di lingkungan OPD Koperasi UKM dan dari OPD terkait.

Tujuan dan Sasaran Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam mengembangkan organisasi dan manajemen koperasi dapat tercapai secara optimal.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Pengelolaan Koperasi harus dikelola oleh Pengurus yang berjiwa kewirausahaan, agar koperasi dapat tumbuh dan berkembang menjadi koperasi yang sehat dan berkualitas sehingga dapat tumbuh dan berkembang menjadi koperasi yang sehat dan berkualitas sehingga dapat memberikan dampak positif, berguna bagi kesejahteraan anggota dan masyarakat serta pembangunan ekonomi yang lebih baik

Untuk menjawab permasalahan tersebut Pemerintah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bengkulu terus berupaya meningkatkan sumberdaya pengurus Koperasi dalam memahami Manajemen Pengelolaan Koperasi di tengah-tengah masyarakat dapat berperan serta sebagai toko guru perekonomian rakyat, karena koperasi dikenal sebagai Leading Sector ekonomi yang artinya disemua sektor usaha ekonomi yang berpeluang bisnis dan menguntungkan, koperasi dapat berekspansi didalamnya sehingga bisa mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Semua itu dapat dicapai jika SDM Pengurus Koperasi, UKM cukup kompeten, untuk itu perlu adanya pengembangan SDM dengan cara melakukan Pelatihan – pelatihan yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan keahlian.

Peserta terdiri Koperasi dan UKM berjumlah 44 (Empat Puluh Empat) Orang yang merupakan utusan dari 10 (Sepuluh) Kabupaten/ Kota Se Provinsi Bengkulu

error: